Memilih PRT (Pembantu Rumah Tangga) memang bukanlah perkara mudah. Itu karena Anda akan masuk ke kehidupan keluarga yang sebelumnya tidak dikenal sebelumnya. Maka dari itu, wajar jika pemberi kerja akan mewawancarai Anda terlebih dahulu untuk menentukan apakah Anda cocok dengan mereka.
Jika Anda melamar pekerjaan sebagai PRT melalui agen resmi dan profesional seperti di lowonganprt.com, Anda akan melalui beberapa tahap, yaitu proses screening, psikotes, wawancara, hingga diberi pelatihan sebelum akhirnya diberangkatkan ke klien.
Di artikel ini, Anda akan dipandu tentang wawancara pembantu rumah tangga agar Anda menjadi bahan persiapan untuk Anda sebelum bekerja. Yuk, baca panduannya sampai tuntas.
Memahami Syarat, Ketentuan, dan Tunjangan Pekerjaan
Sebelum melakukan wawancara, Anda perlu memahami terlebih dahulu tentang pekerjaan dan persyaratannya, serta tunjangan terkait, seperti pengaturan hari libur, gaji, pengaturan makanan, dan akomodasi.
Setelah Anda memiliki gambaran awalnya, langkah berikutnya kita masuk ke bagian wawancara pembantu rumah tangga.
1. Pertanyaan Pendahuluan
Pihak pemberi kerja akan memulai wawancara dengan pertanyaan sederhana agar pelamar bisa merasa lebih nyaman dan rileks. Pekerja rumah tangga cenderung malu dan gugup di awal wawancara karena banyak dari mereka memiliki pengalaman yang terbatas dalam wawancara profesional.
Oleh karena itu, disini Anda akan kami pandu bagaimana wawancara pembantu rumah tangga secara profesional. Berikut contoh pertanyaan di bagian pertama ini:
- Apa kabarmu hari ini?
- Ceritakan sedikit tentang diri Anda dan keluarga Anda.
- Apa alasan Anda ingin bekerja sebagai PRT?
- Siapa yang akan merawat anak-anak Anda selama Anda bekerja sebagai PRT?
- Apakah Anda memiliki hobi pribadi?
- Mengapa Anda ingin bekerja di luar kota seperti Jakarta, bukan di kampung halaman Anda?
2. Pertanyaan Pengalaman Kerja
Sebagian besar pelamar pembantu rumah tangga memiliki pengalaman dalam pekerjaan rumah tangga, baik sebagai pembantu rumah tangga formal di luar kota, atau di domisili asal mereka.
Yang lain mungkin benar-benar pemula dan hanya memiliki pengalaman pekerjaan rumah tangga mengurus rumah mereka sendiri.
Contoh pertanyaannya adalah:
- Berapa banyak anak yang Anda asuh? Berapa usia mereka dan bagaimana kepribadian mereka?
- Apakah Anda mengatur tugas Anda sendiri atau memiliki jadwal yang sangat tetap? Jelaskan rincian hari kerja Anda.
- Apakah Anda punya rekan kerja?
- Apa bagian favorit Anda dari pekerjaan itu?
- Saat Anda melakukan pekerjaan rumah tangga, peralatan rumah tangga apa saja yang Anda gunakan? (penyedot debu, mesin cuci, kemoceng, dll.)
- Apakah Anda pernah mengalami masalah dengan klien atau majikan tempat Anda bekerja sebelumnya? Bagaimana Anda menyelesaikannya?
- Dari semua pengalaman kerja Anda, mana yang paling Anda sukai? Apa yang Anda anggap menantang?
- Jenis masakan apa yang kamu masak? Apakah kamu mendapat bimbingan dalam memasak? Apakah kamu menggunakan buku resep atau diajari cara menyiapkan hidangan? Sebutkan beberapa hidangan.
- Apakah Anda sebelumnya pernah merawat hewan peliharaan? Jika ya, bisakah Anda menjelaskan tugas-tugas Anda yang berkaitan dengan perawatan hewan peliharaan?
Baca juga: Alasan Kenapa Banyak Lowongan Kerja Tapi Belum Ada yang Kerja
3. Pertanyaan Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tugas Prioritas
Bagian ini mendeskripsikan jadwal harian/mingguan/bulanan yang umum adalah cara yang mudah dan komprehensif untuk memberi PRT gambaran tentang peran serta tanggung jawab mereka.
Contoh pertanyaan:
- Karena Anda akan merawat anak saya, bisakah Anda berbagi pengalaman Anda tentang perawatan bayi?
- Saya terkadang kedatangan tamu di akhir pekan; apakah Anda nyaman memasak untuk pesta besar hingga 10-15 orang?
- Saya memiliki dua anak yang aktif di bawah usia 5 tahun, dan beberapa hari cukup sibuk. Mereka sekolah dan kemudian ada kegiatan ekstrakurikuler, dan lain sebagainya. Bagaimana Anda mengatur waktu Anda?
- Saya sudah memiliki pembantu rumah tangga dari medan. Apakah Anda merasa nyaman bekerja dengan rekan kerja dari suku lain? Apakah Anda memiliki kekhawatiran tentang hal ini?
- Anak saya sangat cerewet dan ingin menghabiskan banyak waktu bersama Anda. Aktivitas apa yang bisa Anda lakukan bersama anak saya?
4. Pertanyaan Situasional
Pertanyaan wawancara pembantu rumah tangga selanjutnya adalah tentang situasional. Pertanyaan ini akan memberikan gambaran ke majikan bagaimana pelamar akan bereaksi dalam berbagai skenario. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pelamar tentang kepribadian Anda dan bagaimana Anda memecahkan masalah.
Kepribadian dan pemecahan masalah bukanlah hal yang mudah diajarkan atau dipelajari. Jadi, mungkin majikan atau pemberi kerja akan mengajukan beberapa pertanyaan situasional seperti contoh berikut:
- Saya melihat Anda telah melakukan kesalahan dan saya menunjukkannya kepada Anda. Bagaimana perasaan Anda? Bagaimana Anda akan menanggapinya?
- Anda tanpa sengaja menjatuhkan piring. Apa yang akan Anda lakukan?
- Anda terluka parah akibat pisau. Apa yang akan Anda lakukan?
- Jika seorang anak menggunakan kata-kata kasar terhadap Anda, apa yang akan Anda lakukan?
- Bayangkan Anda sedang sendirian di rumah dan seorang tukang membunyikan bel pintu. Majikan Anda tidak memberi tahu Anda bahwa ada orang yang akan datang. Apa yang akan Anda lakukan?
- Apa hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memasak makanan?
- Anak-anak sedang bertengkar satu sama lain memperebutkan sebuah mainan, bagaimana Anda menangani situasi tersebut?
- Ibu mertua saya yang agak tegas berkunjung suatu hari dan berbicara agak keras kepada Anda. Bagaimana Anda akan menanggapinya?
- Bagaimana cara menidurkan bayi? Bagaimana jika dia menangis dalam waktu lama?
5. Pertanyaan Lain Tentang Ketentuan, dan Manfaat yang DIberikan
Biasanya pemberi kerja akan memberikan waktu tersendiri untuk membahas hal-hal penting lainnya agar sesuai dengan calon pelamar, seperti:
- Gaji
- Pengaturan hari istirahat (hari istirahat mingguan tetap, tidak teratur, dll.)
- Penawaran akomodasi (kamar dengan AC/tanpa AC, ukuran kamar, dll.)
- Aturan penting di rumah seperti penggunaan telepon yang bertanggung jawab, pedoman keselamatan.
6. Giliran Pelamar Mengajukan Pertanyaan
Setelah semua pertanyaan di atas selesai, biasanya pemberi kerja akan memberikan waktu dan kesempatan untuk bertanya apa pun yang dimiliki seputar pekerjaan tersebut. Hal ini diharapkan akan memberikan wawasan kepada pemberi kerja tentang kesesuaian calon PRT untuk rumah tangga majikan.
Baca juga: Lowongan PRT Terverifikasi vs Jalur Lepas: Lebih Baik Mana?
Evaluasi Dari Pemberi Kerja
Setelah Anda memahami apa saja yang ditanyakan dalam wawancara pembantu rumah tangga, berikutnya pemberi kerja akan melakukan evaluasi dan mempertimbangkan apakah Anda cocok untuk calon majikan yang mereka tawarkan.
Begitu pula sebaliknya, setelah Anda diwawancarai, pihak pemberi kerja juga akan melakukan pertanyaan reflektif kepada calon majikan mengenai kecocokan gaya managementnya dengan kepribadian Anda.
Itulah salah satu kelebihan jika Anda menjadi mitra Val The Consultant. Anda tidak hanya dididik menjadi PRT yang profesional tetapi juga menjadi pekerja yang punya integritas. Jadi, yuk lamar sekarang di platform online Lowongan PRT sekarang juga. Ada banyak pilihan loker terkait hospitality untuk Anda.